Marawis’s Zone

Apaan sih marawis ??

mungkin kebanyakan dari kalian hanya tau bahwa marawis adalah band tabok yang dimaenin rame-rame.. kesenian betawi… orangnya berpeci.. lagu-lagunya berbahasa Arab atau apalah… ya engga salah si,, tapi untuk lebih jelasnya,, nihh !!!!

Marawis adalah salah satu jenis “band tepuk” dengan perkusi sebagai alat musik utamanya. Musik ini merupakan kolaborasi antara kesenian timur tengah dan Betawi, dan memiliki unsur keagamaan yang kental. Itu tercermin dari berbagai lirik lagu yang dibawakan yang merupakan pujian dan kecintaan kepada Sang Pencipta.

nah itu yang dimaksud marawis…

Sejarah Marawis

Kesenian marawis berasal dari negara timur tengah pertama dari Yaman Nama marawis diambil dari nama salah satu alat musik yang dipergunakan dalam kesenian ini. Secara keseluruhan, musik ini menggunakan hajir (gendang besar) berdiameter 45 Cm dengan tinggi 60-70 Cm, marawis (gendang kecil) berdiameter 20 Cm dengan tinggi 19 Cm, rumbuk (sejenis gendang yang berbentuk seperti dandang, memiliki diameter yang berbeda pada kedua sisinya), serta dua potong kayu bulat berdiameter sepuluh sentimeter. Kadang kala perkusi dilengkapi dengan tamborin atau krecek. Lagu-lagu yang berirama gambus atau padang pasir dinyanyikan sambil diiringi jenis pukulan tertentu

Dalam Katalog Pekan Musik Daerah, Dinas Kebudayaan DKI, 1997, terdapat tiga jenis pukulan atau nada, yaitu zapin, sarah, dan zahefah. Pukulan zapin mengiringi lagu-lagu gembira pada saat pentas di panggung, seperti lagu berbalas pantun. Nada zapin adalah nada yang sering digunakan untuk mengiringi lagu-lagu pujian kepada Nabi Muhammad SAW (shalawat). Tempo nada zafin lebih lambat dan tidak terlalu menghentak, sehingga banyak juga digunakan dalam mengiringi lagu-lagu Melayu.

Pukulan sarah dipakai untuk mengarak pengantin. Sedangkan zahefah mengiringi lagu di majlas. Kedua nada itu lebih banyak digunakan untuk irama yang menghentak dan membangkitkan semangat. Dalam marawis juga dikenal istilah ngepang yang artinya berbalasan memukul dan ngangkat. Selain mengiringi acara hajatan seperti sunatan dan pesta perkawinan, marawis juga kerap dipentaskan dalam acara-acara seni-budaya Islam.

JUMLAH PEMAIN

Musik ini dimainkan oleh minimal sepuluh orang. Setiap orang memainkan satu buah alat sambil bernyanyi. Terkadang, untuk membangkitkan semangat, beberapa orang dari kelompok tersebut bergerak sesuai dengan irama lagu. Semua pemainnya pria, dengan busana gamis dan celana panjang, serta berpeci. Uniknya, pemain marawis bersifat turun temurun. Sebagian besar masih dalam hubungan darah — kakek, cucu, dan keponakan.sekarang hampir setiap wilayah terdapat marawis…….

TIM HAJIR MARAWIS AN-NAMIYYAH…

Tim Hajir Marawis An-namiyyah,, merupakan Tim yang dibentuk di bawah naungan POn-Pes An-Namiyyah yang dipimpin oleh Ustadz Drs. Suhada MA.

Berawal dari rutinitas pengajian TPA Asy-Syuhadaiyyah,,  terkuak sebuah ide untuk membentuk sebuah ekstrakulikuler Marawis. sehingga pada tahun 2005 Terbentuklah Tim Hajir Marawis An-namiyyah yang digawangi oleh para santri-santri muda TPA Asy-Syuhadaiyyah, diantaranya :

Vocal         :  Ahmad Sopyan

Hajir           : Putra maliq

Dumbuk    : Ubaidillah Hakim

M. Adib Awwaluddin

Simbal/kecrek     : Saban Sirotol Mustaqim

:   Syukron

Marawis                  : Sofyan Hadi

Sofyan Arbiansyah

Saipul Bachri

Marchawanda Aditya

Aji Awwaluddin

Indra Pujianto

Sigit

Faris

Bek Luthfi

(dari kiri ke kanan : sofyan hadi, Ubay, Ahmad Sopyan, Aji, Sofyan Arbiansayh, Saban, Putra, Ipul, Marcha

Dumbuk : Syauqi

4 Comments

Please Comment Dooooong !!! :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s